Jual Rhizoma Brazilian Green Propolis Nano Technology

Jual PROPOLIS NANO

Rhizoma Brazilian Green Propolis Nano Technology

propolis NANO

Informasi: 081227666620 atau BBM 282F669C

Keunggulan Rhizoma Brazilian Green Propolis With Nano technology :

  1. Brazilian Propolis; Brazil dikenal sebagai produsen propolis terbaik didunia, biasa disebut Premium Propolis
  2. Green Propolis bersumber dari pohon Baccharis Dracunculifolia yang hanya tumbuh di Brazil tenggara, dikenal sebagai pohon obat
  3. Nano Technology, dengan ukuran 12 nanometer, sehingga sangat cepat diserap tubuh dan tingkat penyerapan tubuh optimal
  4. Tidak mengandung lilin lebah (beeswax 0%) jadi aman dikonsumsi dalam jangka panjang dan tidak meninggalkan bekas di gelas/cangkir
  5. Kandungan bioflavonoid >5.5%
  6. Lebah yang memproduksi Brazilian Propolis adalah Lebah Africanized, yang dikenal sebagai lebah pembunuh yang dihasilkan dari perkawinan Lebah Afrika dan Lebah Eropa
  7. Menggunakan botol kaca sehingga aman dari resiko kecurangan, udara panas dan terhindar dari kontaminasi botol terhadap propolis apabila disimpan dalam jangka waktu lama

Mengapa harus green propolis nano rhizoma?

Karena green propolis nano rhizoma memberikan reaksi tercepat untuk peningkatan kesehatan, pencegahan, penyembuhan dan
rehabilitasi pasca sakit. Reaksinya pun dapat langsung dirasakan dalam hitungan menit.

Rhizoma mengandung 5,9% BiaflavOnoid yg terdiri dari 36 jenis asam amino. kandungan biaflavonoid green propolis brazilian Rhizoma lebih tinggi dibandingkan propolis merk lainnya..

Propolis sensitif terhadap Staphyococcus, Streptococcus, E.coli, virus Influenza, Herpes, H. Pilori, Salmonella typhosa. Propolis juga sensitif terhadap jamur yang menjadi penyebab penyakit kewanitaan (keputihan) dan eksim.

Penelitian terakhir dari The National Heart and Lung Institute London menunjukan bahwa bioflavonoid pada propolis mampu menghancurkan banyak bakteri yang resistan terhadap anti biotic sintesis.

Secara Tekhnologi
Propolis tekhnologi konvensional, memang lebih keruh.
Apakah itu yang kadarnya 10%, 20%, bahkan 50%.
Otomatis kekeruhan ini linear dengan keadaan molekul2 si Propolis itu sendiri.

Rhizoma
dengan Tehnologi nano, molekul molekul dalam .Propolis ini lebih (mikro) lagi, tentunya menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh sehingga akan mempercepat proses pemulihan/penyembuhan.

1. Sebagai antijamur, antivirus, dan antibakteri
Virus berkembang biak dalam lapisan protein. Selama lapisan ini tidak pecah, zat berbahaya dari virus tidak akan membahayakan tubuh manusia. Lapisan protein ini dapat melindungi dengan bantuan BiaflavOnoid

2. Anti Oksidan
Pada semua proses metabolisme tubuh, terutama reaksi dengan oksigen akan membentuk molekul-molekul yang kekurangan elektron (tak berpasangan) di kulit luarnya. Zat ini dinamakan radikal bebas yang sangat reaktif dan cendrung menyerang sel-sel normal yang dapat memberikan elektronnya.

Kalau hal ini teradi maka sel normal akan memberikan elektronnya akan menjadi sel cacat. Bila tidak dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh ,sel-sel cacat ini akan menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan posisi di mana sel cacat itu berada, misalnya berada di jantung akan menyebabkan penyakit jantung. Begitu pula bila terjadi di paru-paru akan menyebabkan penyakit paru-paru, demikian seterusnya.

3. Sebagai Stimulator Sistem Imun (Imuno Stimulator)
Saat sistem imun tubuh menurun, misalnya pada penderita AIDS, banyak terjadi penghancuran limposit (T4-Cell) sehingga pasien akhirnya meninggal akibat infeksi. Begitu juga dengan penderita kanker yang pada umumnya memiliki sistem imun yang lemah, akibat toksin tumor dan terapi sitostatika, radiasi, atau pembedahan. Immuno Stimulator secara tidaklangsung berkhasiat mengaktifkan kembali sistem imun yang rendah dengan meningkatkan respon imun yang tidak spesifik, antara lain dengan memperbanyak Limfo-T4, NK-cell, dan makrofag distimulasi dan interleukin. Efek akhir dari reaksi kompleks itu adalah zat asing yang dapat dikenali akan dihancurkan termasuk sel cacat, virus, dan bakteri.
Peran Bioflavonoid dalam proses ini adalah peningkatkan kerja sistem imun dengan jalan peningkatkan aktivitas dan memperbanyak Limfo-T dan makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh seperti jamur, virus, bakteri, dan sel bebas.

4. Atherosklerosis
Atherosklerosis adalah pengapuran pembuluh darah oleh kolesterol yang terkontaminasi radikal bebas.Kolesterol sebagian besar diangkut dari jaringan hati melalui pembuluh darah dalam bentuk LDL kolesterol. LDL kolesterol dioksidasi oleh radikal bebas yang ada di dalam pembuluh darah sehingga terbentuk oksi-LDL.
Oksi-LDL inilah yang mengendap pada dinding pembuluh darah dan mengakibatkan Atherosklerosis.
Atherosklerosis yang tidak diobati dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, jantung koroner, dan stroke.

5. Anti Tumor
Tumor adalah sekelompok sel cacat atau sel bebas yang secara tiba-tiba menjadi tidak terkendali, memperbanyak diri secara cepat dan terus menerus. Kecacatan pada sel ini disebabkan oleh berkurangnya anti oksidan tubuh untuk melindungi sel dari serangan radikal bebas.

6. Sebagai Anti Prostaglandin
Menghentikan aktivitas peradangan dengan cara menghambat pengeluaran prostaglandin (hormon yang menjadi penyebab reaksi radang). Efek ini yang bekerja pada kasus–kasus penyakit rheumatoid Artritis (radang sendi, asam urat), nefritis, dan lain-lain.

7. Membantu Proses Regenerasi Sel Hati
green propolis nano rhizoma membantu proses regenerasi sel hati agar berjalan baik dan meningkatkan sistem imun untuk memakan sel-sel hati yang sudah mati sehingga dapat mengurangi pembentukan jaringan ikat (jaringan parut).

8. Diabetes Melitus (kencing manis)
Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai oleh peningkatkan kadar gula dalam darah akibat produksi insulin yang menurun. Propolis merangsang sel-sel pankreas untuk aktif meningkatkan pengeluaran insulin sehingga kadar gula di dalam darah dapat menjadi normal.
. Propolis sensitif terhadap pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus lambung (luka lambung), juga terhadap E. coli (penyebab diare), dan Salmonella typhosa (penyebab Typhus).

9.Gangguan Saluran Pencernaan
Propolis sensitif terhadap pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus lambung (luka lambung), juga terhadap E.coli (penyebab diare) dan Salmonella typhosa (penyebab Typhus).

10.Gangguan Saluran Pernapasan
green propolis nano rhizoma membantu sistem pertahannan tubuh melawan penyakit saluran pernapasan kronis seperti TBC,
melindungi sel paru dari kerusakan akibat radikal bebas. Propolis juga berperan dalam pengobatan Asma karena kinerjanya sebagai Bronchodilator (melebarkan Bronchus), menstabilkan tiang sel, dan menekan pengeluaran Histamin.

11.Penyakit jantung dan Pembuluh Darah
Propolis dapat mengatasi efek radikal bebas terhadap jantung , meningkatkan daya pompa jantung, mencegah kekakuan pembuluh darah (penyakit hipertensi), dan mencegah pembentukan Trombus (Stroke dan Jantung Koroner).

12.Perawatan Luka
Propolis sebagai desinfektan Bioflavonoid dan vitamin C yang terkandung di dalamnya sangat berperan untuk penyembuhan luka dengan cara mempercepat tumbuhnya jaringan baru.

13.Anti Stress
Propolis dapat menekan saraf parasimpatetis agar dapat mengekspresikan ketenangan dan menekan rasa takut, membuat rileks sehingga berguna bagi penderita gangguan jiwa.

Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>