Obat Tradisional Alzheimer Alami Efektif S Lutena

On April 8, 2014 by Andreas Paskhas

s-lutena-super-lutein-naturally-plus-indonesia-3

Penyakit Alzheimer dimulai perlahan-lahan. Pada awalnya, gejala mungkin hanya kelupaan ringan. Orang-orang di tahap awal penyakit Alzheimer mungkin kesulitan mengingat kejadian terakhir, kegiatan, atau nama-nama orang akrab atau hal. Masalah matematika sederhana dapat menjadi sulit untuk memecahkan. Kesulitan tersebut dapat mengganggu, tetapi biasanya mereka tidak cukup serius untuk menyebabkan alarm. Namun, sebagai penyakit berlangsung, lupa mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Orang mungkin lupa jalan pulang atau menemukan sulit untuk menghadapi kehidupan sehari-hari. Gejala tersebut lebih mudah melihat dan menjadi cukup serius untuk menyebabkan orang dengan penyakit Alzheimer atau anggota keluarga mereka untuk mencari bantuan medis.

Obat Tradisional Alzheimer

Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.

Risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahwa penyakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.

Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali pada tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

Pada tahap awal perkembangan Alzheimer, penurunan faktor-faktor risiko vaskular dapat menyulitkan diagnosis sindrom ini, namun mengurangi kecepatan perkembangan demensia.

Alzheimer yang disertai demensia.

Hingga saat ini masih terdapat perbedaan pendapat mengenai relasi antara Alzheimer dan demensia vaskular.

Sebagian ilmuwan beranggapan bahwa demensia vaskular berada pada lintasan dislipidemia aterogenis, khususnya dengan LDL rantai pendek dan jenuh, aterosklerosis karotid, tekanan darah sistolik tinggi dan peningkatan rasio IR-UII (bahasa Inggris: plasma levels of immunoreactive)

sedangkan Alzheimer berada pada lintasan lain, yaitu hiposomatomedinemia dan hipogonadisme.

Ilmuwan yang lain berpendapat bahwa demensia vaskular sebagai patogen yang menyertai Alzheimer pada lintasan radang aterosklerosis, atau bahkan mengemukakan bahwa aterosklerosis merupakan radang yang mencetuskan hipoperfusi pada otak dan berakibat pada Alzheimer.

Alzheimer yang disertai ataksia atau kombinasi keduanya.

TESTIMONI

Nama          : Basuki Ahmad

Asal          : Jakarta, DKI Jakarta

Umur          : 58 tahun

Profesi       : pengsiun

Penyakit      : Alzheimer

Saya sangat kaget ketika mengetahui dari pemeriksaan dokter bahwa saya mengidap penyakit Alzheimer. Hal ini sangat mengganggu pikiran saya. Selain memikirkan biaya pengobatannya yang besar, saya juga memikirkan anak-anak dan istri saya, takutnya mereka terjangkit. Tetapi alhamdulillah, setelah saya rutin mengkonsumsi S Lutena rasa khawatir itu sirna karena dokter bilang Alzheimer  saya sudah sehat. Saya minum baru 5 botol dari total 9 botol yang saya beli, dan saya akan lanjutkan walaupun sudah sembuh.

Segera Pesan! Hubungi contact person di bawah!

 

rekening andreas heri

Untuk pemesanan secara online anda bisa menghubungi Bapak Heri Nurhantoko (081227666620) atau melalui BBM 282F669C, yang akan siap melayani pengiriman di seluruh Indonesia dengan pengiriman aman, cepat, dan terbaik.

 

Share/Bookmark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>